Curah hujan yang tinggi di wilayah Kalimantan kerap menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah warga, terutama pemukiman yang terbuat dari bahan kayu dan seng sederhana. Kerusakan berupa atap bocor sangat mengganggu kenyamanan dan dapat merusak perabotan rumah tangga jika tidak segera diperbaiki. Meringankan beban warga terdampak, tim bakti sosial santri Pondok Pesantren Darul Khairat menyalurkan paket perlengkapan pertukangan khusus untuk perbaikan atap bangunan. Bantuan ini disalurkan langsung kepada keluarga yang membutuhkan perbaikan mendesak.

Paket pertukangan yang diberikan terdiri dari palu, paku seng, pelapis anti-bocor, serta tangga lipat portabel yang memudahkan proses pengerjaan di ketinggian. Para santri yang memiliki keterampilan di bidang pertukangan turut turun tangan membantu warga dalam menambal dan mengganti lembaran atap yang telah rusak. Kerjasama gotong royong antara santri dan warga setempat membuat proses perbaikan rumah dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

Bantuan fisik untuk sarana hunian ini melengkapi kegiatan pemulihan ekonomi warga melalui pembagian bibit tanaman pangan yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga di Kalimantan. Pendekatan bantuan yang menyasar kebutuhan tempat tinggal dan ketersediaan pangan ini terbukti sangat membantu masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian cuaca. Santri Darul Khairat menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi warga di berbagai situasi krisis.

Proses perbaikan atap rumah dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan lansia dan keluarga kurang mampu. Ketangkasan para santri dalam menggunakan peralatan pertukangan mendapat respon hangat dari warga sekitar. Selain memperbaiki atap yang bocor, tim relawan juga melakukan pemeriksaan pada struktur kayu penopang untuk memastikan keamanan bangunan dari risiko pelapukan akibat air hujan.

Program peduli hunian layak ini membuktikan bahwa pembinaan karakter santri di pesantren tidak hanya berfokus pada ilmu keagamaan, tetapi juga pada keterampilan praktis untuk kemaslahatan masyarakat. Diharapkan semangat gotong royong ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Dukungan perlengkapan pertukangan ini akan terus disalurkan ke berbagai titik pemukiman lain yang membutuhkan bantuan serupa.